Pernikahan Taeju dan Seyun tinggal menunggu akhir. Saat perceraian hampir menjadi keputusan terakhir mereka, sebuah ucapan ceroboh Taeju dalam keadaan mabuk justru berujung pada penculikan Seyun.
Alih-alih mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan, Taeju menjadi tersangka utama dan harus melarikan diri dari kejaran polisi. Dengan waktu yang semakin sempit, ia memburu sendiri orang-orang yang membawa istrinya. Setiap petunjuk memaksanya menghadapi rahasia, rasa bersalah, dan kegagalan dalam rumah tangga mereka. Untuk menyelamatkan Seyun, Taeju harus membuktikan bahwa suami yang hampir ditinggalkannya masih bersedia mempertaruhkan segalanya demi membawanya pulang.
